banner 1477x739

Ketua DPRD Sumsel Jadi Narasumber Simposium FH Universitas Atmajaya Yogyakarta

RBK – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), RA Anita Noeringhati, SH MH menjadi salah satu narasumber utama pada Simposium Nasional dan Munas II Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Sabtu (8/7/2023).

Dalam simposium yang bertema “Pembangunan Hukum dan Tantangan Dinamika Global Menuju Indonesia Emas 2045” ini, Anita memberikan materi “Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan Keberlanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”.

RA Anita Noeringhati menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendorong pembangunan keberlanjutan di Indonesia. Dia menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi yang besar dalam memberikan kontribusi nyata dalam membangun Indonesia menjadi negara emas pada tahun 2045.

Baca Juga  Reses Tahap I Tahun 2024,Dapil II DPRD Sumsel Beri Perhatian Sekolah Swasta

“Perempuan memiliki kecerdasan, kepekaan, dan keberanian untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dalam segala aspek kehidupan, perempuan dapat menjadi agen perubahan yang kuat dan berdaya untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Prof Dr XYZ, dalam sambutannya mengatakan sangat bangga dapat menjadi tuan rumah acara ini.

“Simposium ini menjadi platform penting bagi para akademisi, praktisi hukum, dan pemangku kepentingan lainnya untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan pandangan mereka dalam mendorong pembangunan hukum yang berkelanjutan di Indonesia”, ungkapnya.

Baca Juga  Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Menghadiri Dies Natalis Ke-59 Sekaligus Pengukuhan Guru Besar UIN Raden Fatah

Simposium Nasional dan Munas II Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta berlangsung sukses, dengan peserta yang antusias dan terlibat secara aktif dalam diskusi. Acara ini diharapkan dapat mendorong langkah konkret dalam membangun Indonesia menjadi negara emas pada tahun 2045. Dengan mengedepankan peran strategis perempuan dalam pembangunan keberlanjutan, Indonesia dapat menghadapi tantangan dinamika global dengan lebih baik dan meraih kemajuan yang berkelanjutan.