Sumsel  

Cafe Buruh Presisi Resmi Dibuka di Palembang, Polda Sumsel Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh

Palembang –  Polda Sumatera Selatan meresmikan Cafe Buruh Presisi yang berlokasi di Jl. Jend. A. Yani 9/10 Ulu, Kel. 9 Ilir, Kota Palembang, pada Sabtu (11/7/2026). Peresmian dilakukan oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Sumsel, para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta Ketua dan perwakilan dari berbagai Serikat Buruh di Sumsel. Di antaranya KSPSI Sumsel Versi Jumhur yang diwakili H. Zainal Arifin Hulap, KSPSI Sumsel AGN oleh Abdullah Anang, FSB NIKEUBA Palembang oleh Sekretaris Apriansyah, KSPI Sumsel Pimpinan Said Iqbal oleh Fendri, KASBI Sumsel Welki, SBSI Sumsel Umar, SBSRI/KPBI Sumsel Ramlianto, KSPSI Sumsel Versi Yorrys oleh Hamidi, KSPSI Sumsel 1973 oleh Ida, dan FBI Sumsel Sabar.

Baca Juga  Ketua DPRD Sumsel Hadiri Entry Meeting BPK Atas Pemeriksaan Laporan Keuangan Tahun 2023

Acara diawali dengan kata sambutan dari perwakilan Serikat Pekerja/Buruh Sumsel, Cecep Wahyudin, S.P. Ia menyampaikan apresiasi kepada Polri khususnya Polda Sumsel atas perhatian yang diberikan kepada buruh melalui pendirian Cafe Buruh Presisi.

“Kami sangat bangga dan senang terhadap Polri khususnya Polda Sumsel karena telah memperhatikan kami dari Serikat Pekerja/Buruh dengan membuat tempat Cafe Buruh Presisi. Dengan adanya posko ini kami bisa menyampaikan aspirasi terkait permasalahan ketenagakerjaan yang kami hadapi,” ujar Cecep.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dirintelkam Polda Sumsel dan jajaran yang selama ini bersinergi dengan serikat buruh. Cecep menegaskan pihaknya akan terus mendukung program Polri, khususnya Desk Ketenagakerjaan yang dinilai sangat membantu. Dalam kesempatan itu, ia juga menitipkan aspirasi agar UU Ketenagakerjaan segera disahkan demi kepentingan pekerja.

Baca Juga  Sinergi Literasi di Rutan Kelas I Palembang, Mahasiswa KKN Perkuat Program Pembinaan Buta Aksara bagi Warga Binaan

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian seharusnya dilakukan langsung oleh Kapolri. Namun karena ada halangan, dirinya diperintahkan Kapolda Sumsel untuk meresmikan sekaligus bersilaturahmi dengan para pekerja.

Ia menyampaikan tiga pesan dari Kapolda Sumsel. Pertama, Cafe Buruh Presisi dibuat sebagai tempat ajang silaturahmi dan wadah penyampaian aspirasi terkait permasalahan yang dihadapi pekerja. Kedua, cafe ini merupakan milik bersama sehingga perlu dijaga bersama dan diharapkan menjadi role model bagi provinsi dan kabupaten lain sebagai pusat diskusi ketenagakerjaan. Ketiga, Wakapolda meminta para pekerja di Sumsel untuk terus menjaga situasi yang aman dan kondusif.

Baca Juga  Fraksi-fraksi DPRD Prov. Sumsel Menerima Jawaban Gubernur terhadap Raperda LKPJ Gub 2021

“Atas perintah Bapak Kapolda Sumsel, Cafe Buruh Presisi ini saya nyatakan diresmikan,” kata Rony.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bincang santai antara Wakapolda Sumsel dan para perwakilan serikat pekerja/buruh, dilanjutkan sesi foto bersama. Kegiatan ditutup dalam keadaan aman dan kondusif.

Peresmian Cafe Buruh Presisi ini menjadi simbol kolaborasi, ruang dialog, ruang silaturahmi, serta lahirnya berbagai gagasan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memperkuat hubungan industrial yang harmonis di wilayah Sumatera Selatan.