Sumsel  

Siap Besarkan HPN Sumsel, Hermansyah Mastari Ingin Lahirkan Pengusaha Nahdliyin yang Bermanfaat

Palembang – Usai terpilih secara aklamasi, Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Sumatera Selatan (Sumsel), H Kgs Hermansyah Mastari SE MSi tegaskan keseriusannya untuk membesarkan HPN Sumatera Selatan.

Bahkan, Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, Periode 2021-2024 itu pun juga bertekad untuk memberdayakan para pengusaha Nahdliyin, mulai dari tingkat bawah hingga tingkat atas.

Diketahui, Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) merupakan Organisasi Binaan Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki tujuan untuk memperkuat basis ekonomi warga NU melalui kewirausahaan.

Ketua HPN Sumatera Selatan, H Kgs Hermansyah Mastari SE MSi mengatakan, bahwa usaha, perdagangan, dan kemandirian ekonomi merupakan pilar penting bagi kehidupan umat.

Baca Juga  Berbagi dengan Sesama, Polda Sumsel Peringati Hari Bhayangkara ke 79

“Namun itu tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kemaslahatan,” kata Hermansyah kepada awak media, Senin (04/05).

Ia juga menegaskan bahwa dalam Islam, bisnis bukan hanya soal keuntungan, tetapi soal kepercayaan.

“Karena apa yang ingin kita raih nantinya adalah keuntungan dalam suatu keberkahan. Dan yang harus digaris bawahi juga bahwa hadirnya HPN Sumsel ini tak lain untuk Kemaslahatan umat,” ujarnya.

Hermansyah Mastari juga sempat menceritakan sedikit terkait jejak Rasulullah yang membina para sahabat menjadi pengusaha yang mandiri.

Baca Juga  Sekda Sumsel Buka Workshop Percepatan Transformasi Digital

“Abdurrahman bin Auf, saat hijrah ke Madinah, tidak meminta bantuan, tetapi hanya meminta ditunjukkan pasar. Dari sanalah ia membangun usahanya hingga menjadi saudagar besar,” tuturnya.

“Namun yang membuatnya dikenang bukan hanya kesuksesannya, melainkan kedermawanannya,” tambahnya.

Tidak hanya Abdurrahman bin Auf, Hermansyah Mastari juga menceritakan tantang Utsman bin Affan.

“Kekayaan yang dimilikinya tidak berhenti sebagai milik pribadi, tetapi menjadi sarana untuk memberi manfaat luas. Ia membeli sumur untuk kepentingan umat dan berkontribusi besar dalam berbagai kebutuhan sosial,” ucapnya.

Baca Juga  Tali Asih dan Kepedulian Kilang Pertamina Plaju untuk Yatim Dhuafa, Doa Bersama untuk Keselamatan Operasi

“Dan dari sini kita belajar satu hal mendasar, bahwa usaha yang besar harus melahirkan manfaat yang besar,” tungkasnya.