banner 1477x739

DPRD Sumsel Kunker ke Komisi XI DPR RI Bahas Dana Transfer 2024

RBK – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., MH., melaksanakan kunjungan kerja ke Komisi XI DPR RI di Jakarta. Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (6/6/2024) tersebut bertujuan untuk mendalami informasi serta melakukan koordinasi terkait dana transfer pusat ke pemerintah daerah untuk tahun anggaran 2024.

Dalam kunjungan tersebut, Ibu Anita diterima langsung oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Drs. H. Kahar Muzakir, bersama dengan Anggota Komisi XI, H. Fauzi H. Amro, M.Si. Pertemuan ini diadakan untuk membahas berbagai aspek pendanaan dan memastikan alokasi dana transfer pusat dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah Daerah Sumatera Selatan.

Baca Juga  Peringatan Hari Jadi Sumsel ke 76, Ketua DPRD Prov.Sumsel Apresiasi Kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Serta Semua Pihak dalam Capaian Pembangunan Daerah

Pendalaman Informasi dan Koordinasi

Dalam pembicaraan tersebut, Ibu Anita menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana transfer. “Kami perlu memastikan bahwa dana yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Ibu Anita.

Sementara itu, Drs. H. Kahar Muzakir menyambut baik kunjungan kerja ini dan menyatakan kesiapan Komisi XI untuk memberikan informasi yang dibutuhkan serta mendukung pemerintah daerah dalam pengelolaan dana transfer. “Kami akan terus berkoordinasi agar tidak terjadi hambatan dalam penyaluran dana dan penggunaan anggaran dapat berjalan sesuai rencana,” kata Kahar.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Terima Audiensi Dari IPNU

Fokus pada Penggunaan Dana

Pertemuan ini juga menyoroti beberapa program prioritas yang akan didanai melalui dana transfer pusat. H. Fauzi H. Amro menambahkan, “Dana ini sangat krusial untuk mendukung proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di daerah. Kami ingin memastikan setiap rupiah dari dana ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.”

Selain itu, Ibu Anita juga mengusulkan adanya mekanisme pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan penggunaan dana sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. “Pengawasan yang baik akan mencegah penyalahgunaan dana dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” jelasnya.

Rencana Ke Depan

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak juga sepakat untuk menyusun strategi bersama dalam meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola dana transfer. Pelatihan dan bimbingan teknis direncanakan akan diberikan kepada para pegawai di lingkungan pemerintahan daerah.

Baca Juga  Warga Desa Tanjung Baru Dilarikan Kerumah Sakit, Motif Pengeroyokan Tiga Bersaudara

“Kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah harus terus ditingkatkan. Dengan begitu, kita dapat memastikan bahwa dana yang disalurkan benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tambah H. Fauzi.

Kunjungan kerja ini diakhiri dengan komitmen dari kedua pihak untuk terus menjalin komunikasi yang intensif dan melakukan evaluasi berkala terhadap penggunaan dana transfer pusat. Hal ini diharapkan dapat memaksimalkan manfaat dari dana tersebut bagi pembangunan di Sumatera Selatan.