banner 1477x739

Banjir Lagi, Kades Tanjung Dalam Ingatkan Warga Untuk Waspada 

PALI – RBK– Baru dua Minggu kering usai dilanda banjir, kini Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali terendam banjir, hal itu terlihat ketika awak media mendatangi Desa Tanjung Dalam pada Sabtu (24/02/2024).

Luapan air dari Sungai Lematang sudah menggenangi pemukiman warga Desa Tanjung Dalam, tampak air yang butak sudah setinggi lebih kurang 50 CM, dan diprediksi akan bertambah tinggi lagi.

Terkait banjir musiman yang kedua kali di awal tahun 2024 ini, Kepala Desa Tanjung Dalam, Daini didampingi Sekretaris Desa, Saili saat dimintai tanggapan oleh awak media ini, dia mengatakan warga desa nya sangat terdampak, bahkan bukan hanya pemukiman saja yang terendam banjir, kandang ternak, lahan pertanian yang merupakan sumber ekonomi warga pun sudah terendam banjir.

Baca Juga  Bersama Pekerja, Pertamina EP Pendopo Field Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

“Baru dua minggu kering, sekarang sudah banjir lagi, warga baru saja memulai rutinitas seperti biasa kini terpaksa harus terhambat, kebun karet terendam tidak bisa produksi, lahan pertanian padi jagung cabe kacang tanah yang terendam dulu baru saja kering, kini harus terendam lagi, begitu juga kolam ikan milik desa ikut terendam, dan bibitnya nyaris habis diwaktu banjir yang dulu, pokoknya banyak sekali dampak terhadap masyarakat,”jelas Kepala Desa.

Daini juga menghimbau kepada warga nya untuk tetap tenang dan sabar, di samping itu juga tetap waspada, terlebih bagi rumahnya bukan rumah panggung, dia khawatir debit air semakin tinggi bisa masuk rumah disaat warga lagi tertidur pulas pada malam hari.

Baca Juga  Diakhir Bulan Ramadhan DPC AWDI Pali Gelar Bagi Takjil

“Saya himbau kepada masyarakat Desa Tanjung Dalam agar tetap tenang, namun harus waspada, terlebih pada saat malam hari, takutnya rumah dimasuki binatang yang berbahaya seperti ular berbisa, kalajengking, kelabang dan lain-lain, kemudian untuk barang-barang elektronik segera ditaruh di tempat yang aman, untuk mengantisipasi kerugian,”imbuh Daini.

Dia pun mengatakan akan segera berkoordinasi dengan perangkat desa dan BPD untuk terus menerus memantau kondisi warga, jika memang harus mengungsi akan segera kita siapkan tempat pengungsian yang aman, dan mengerahkan Linmas untuk memperketat penjagaan keamanan lingkungan.

Baca Juga  Pilkada Semangkin Dekat, Bawaslu Pali Gelar Penguatan Kapasitas PKD Se-Kecamatan Tanah Abang

Tim PJS PALI